
Kesenangan Bermain dan Jejak Digital: Dua Sisi Lapangan Mini Soccer
ESAI NARATIF
Fadhil Afatir Raihan Umaternate
12/5/2025


Ilustrasi: Galih Purnomo Aji
Mini soccer, lapangan hijau mini dengan gawang yang lebih ringkas, adalah magnet di akhir pekan. Bagi banyak orang, termasuk Valdo, olahraga ini adalah seperti 'pil penenang' terbaik sebagai sarana mencari keringat, dan panggung untuk melepaskan ekspresi. Kebahagiaan sejati, baginya, ada di setiap lari, passing, shot, dan tawa lepas di lapangan. Namun pandangan temannya, Ilham sungguh bertolak belakang. Bagi Ilham, mini soccer adalah medan ganda. Bukan hanya tempat berolahraga, tetapi adalah panggung sebagai ajang mencari validasi dan memproduksi story di media sosial yang akan disaksikan banyak orang.
Sejak awal pemanasan, gerak-gerik Ilham sudah berbeda. Dalam diri Ilham seperti mempunyai misi tersendiri bagi dirinya. Matanya selalu mencari posisi strategis, bukan untuk mematahkan serangan lawan, melainkan untuk fotografer. Ketika peluit awal ditiup, lapangan segera dipenuhi dinamika perburuan gol. Tim Valdo berkoordinasi, mengatur lini pertahanan dan serangan. Valdo berjuang keras, mengejar bola demi kepuasan dan kebahagiaan sejati bermain. Sementara itu, Ilham sibuk dengan misinya sendiri. Di saat yang lain berfokus mencari peluang mencetak gol, Ilham tidak memikirkan strategi tim sama sekali. Ia hanya meminta bola saat posisinya sudah sempurna, dekat dengan lensa kamera. Begitu bola di kakinya, ia tidak berusaha memberikan passing atau crossing kepada rekan setim untuk menciptakan peluang emas.
Yang ia lakukan hanyalah aksi dribbling dan passing yang sebenarnya, sayangnya, hanya ditujukan sebagai pose dramatis agar diabadikan fotografer. Aksi pamer skill tersebut seringkali berujung fatal: bola hilang, dan ia dengan santai membiarkannya, memberi peluang mudah bagi tim lawan untuk menyerang.
Jeda istirahat tiba. Sementara Valdo dan rekan-rekan sibuk merancang kembali lini pertahanan dan serangan untuk mengejar ketertinggalan, Ilham justru berjalan cepat menghampiri fotografer. “Ehh bro, gue lihat hasil fotonya dong,” katanya dengan sok asik dan pede mendekati fotografer, sambil menyeka keringat. Ia memeriksa dengan saksama. “kayaknya agak buram deh fotonya,” komentarnya sambil menunjuk salah satu jepretan. “Yang ini juga kurang tepat nih posenya, kurang 'nendang' nih ” katanya lagi, menilai foto-foto mana yang layak untuk ia unggah. Ia seolah berada dalam sesi pemotretan majalah, bukan pertandingan sepak bola.
“Prrrrtttt prrrrrttttt prrrrtttt”
Peluit Panjang ditiup, pertandingan usai. Valdo merasa letih, tetapi ada kebahagiaan dan kepuasan mendalam yang ia dapatkan dari usahanya di lapangan. Di sisi lapangan, Ilham masih sibuk bernegosiasi, meminta file foto terbaiknya dari fotografer. Tidak lama setelah itu, notifikasi media sosial Valdo dan teman-teman timnya berbunyi tiada henti. Siapa lagi kalau bukan Ilham, dengan unggahan story foto aksinya yang sangat dramatis, lengkap dengan caption yang terkesan mendalam: “Every loss is a lesson to be better”.(Padahal, bola hilang karena dia sibuk dribbling di depan kamera ).
Melihat semua itu, Valdo menyadari jurang perbedaan yang nyata, ketika bermain adalah tujuan sebagai hiburan, melepas lelah, dan mencari kebahagiaan sejati. Motivasi utamanya adalah ekspresi diri dan kepuasaan. Dengan ketika bermain adalah panggung tempat mencari validasi, dan sarana membuat konten media sosial. Valdo sadar, di era digital seperti sekarang, mungkin pandangan Ilham tidak sepenuhnya salah. Setiap orang punya hobi dan caranya sendiri. Namun, bagi Valdo, esensi bermain adalah melepaskan diri dari tuntutan, tanpa memikirkan foto, jumlah like, atau caption yang keren. Kebahagiaan sejati dalam mini soccer ada di momen-momen spontan, lari tanpa beban, passing yang mulus, passing yang terarah, dan menertawakan hal-hal yang konyol yang terjadi di lapangan. Bukan sekedar jejak digital yang fana.
Fadhil Afatir Raihan U
Penulis
Galih Purnomo Aji
Editor


OUR ADDRESS
Perum Pondok Bestari Indah, Blk. B1 No.49B, Dusun Klandungan, Landungsari, Kec. Dau, Kabupaten Malang, Jawa Timur 65151
CONTACT US
WORKING HOURS
Monday - Friday
9:00 - 18:00
